Bagaimana Jika Kadet Seangkatanmu Semuanya Pria?

Pada umumnya, sekolah pilot hanya menerima belasan atau bahkan kurang dari sepuluh orang per batch atau angkatan. Hal ini dikarenakan ada banyak opsi sekolah pilot dan minat pelajar untuk bergabung cukup beragam. Teman seangkatan bisa saja laki-laki dan perempuan tapi bisa pula semuanya laki-laki. Jika ada satu atau dua orang kadet perempuan seangkatan, kadet perempuan mungkin akan merasa nyaman dan aman. Namun, jika teman seangkatan semuanya laki-laki, kemungkinan besar akan muncul rasa minder, takut, dan tidak nyaman. Jika Anda ditempatkan di posisi seperti ini, apa yang sebaiknya dilakukan? Temukan jawabannya di bawah ini:

Tetap percaya diri

Hal ini harus dilakukan jika tak ingin tertinggal dari kadet lainnya. Memiliki kepercayaan diri itu sangatlah penting karena dengan adanya hal ini, Anda tidak akan malu-malu untuk menunjukkan wawasan dan kemampuan Anda dalam proses pembelajaran dan praktek menerbangkan pesawat nantinya. Bisa dikatakan bahwa Anda tidak akan setengah-setengah dalam menyerap materi pelajaran dan memahaminya. Sebaliknya, jika kepercayaan diri Anda redup atau hilang karena rasa takut dengan para kadet pria, Anda tidak akan bisa belajar dan praktek dengan maksimal. Sadari bahwa Anda pengawas dan instruktur yang melindungi Anda jika memang Anda takut kepada kadet lain. Selain itu, Anda pun akan ditempatkan di kamar khusus untuk wanita tanpa bercampur dengan kadet pria tentunya. Lalu, berpikirlah positif tentang mereka karena mereka di sana ingin mengejar impian mereka, bukan berbuat jahat kepada Anda.

Jaga sikap dan prilaku

Seperti yang Anda ketahui bahwa kebanyakan wanita suka sekali kalah dengan perasaan mereka. Karena sedih, takut, tertekan, dan perasaan tidak nyaman lainnya, mereka biasanya akan menangis. Lalu, ada pula tipe wanita yang suka bertindak semau mereka tanpa memikirkan perasaan orang di sekitarnya. Nah, selama berada di sekolah pilot, pastikan untuk tidak melakukan hal-hal yang sudah dijelaskan. Berusahalah untuk menjaga sikap dan prilaku. Jika memang tidak suka, tahan emosi dan perasaan Anda. Jangan suka membicarakan kadet lain di belakangnya. Namun, semua ini tidak berarti bahwa Anda tidak boleh menangis. Silahkan lakukan hal ini untuk melegakan perasaan Anda. Silahkan pula untuk sedih tapi jangan berlarut-larut, oke!

Hindari terbawa perasaan

Tak dapat dipungkiri bahwa 99 persen wanita itu suka terbawa perasaan. Ketika merasa sedih, stres, panic, cemas, dan sakit, meraka akan menangis. Tidak ada yang menyalahkan hal ini karena inilah wanita. Namun, saat sudah menjadi kadet di sekolah pilot, hindari mudah terbawa perasaan. Apapun masalah yang sedang dihadapi, calm down dan berpikir positif supaya bisa menemukan solusi yang tepat. Sebagai contoh, jika stres karena kesulitan memahami materi pelajaran, minta bantuan kadet lain yang pintar untuk membantu Anda memahami materi yang sulit untuk dipahami atau jika Anda kesal dan marah karena Anda diremehkan, tidak perlu berlama-lama dengan perasaan tersebut karena Anda sudah dewasa dan anggap semua orang meremehkan Anda tidak ada apa-apanya. Berpikir positif akan membuat Anda lebih baik. Sebaliknya, berpikir negatif akan membuat Anda tambah stres, tertekan, dan mudah emosi.

Seandainya, kadet lain yang meremehkan Anda sudah terbilang keterlaluan, tak ada salahnya untuk melaporkannya ke pihak sekolah. Mereka akan menindak tegas kadet tersebut jika benar bersalah. Tidak perlu takut untuk tidak mendapatkan keadilan karena Anda di sana bukan mencari masalah tapi ingin sekolah dan mengejar cita-cita.

Siap Hadapi Ini ketika Memilih Sekolah Pilot Luar Negeri

Meski sudah banyak sekolah pilot yang berdiri di tanah air, tak sedikit pelajar Indonesia yang memilih sekolah pilot luar negeri. Beragam alasan yang mencuat antara lain agar lebih fasih lagi dalam berbahasa Inggris mengingat, memperoleh relasi dari berbagai negara, mendapatkan pendidikan penerbangan dengan durasi yang lebih singkat, dan masih banyak lagi. Bagaimana dengan kamu? Setiap orang memiliki hak dalam menentukan pilihan. Jika kamu tertarik sekolah pilot di luar negeri karena alasan tertentu, mengapa tidak? Namun, kamu harus siap hadapi ini jikalau menjadi kadet di sekolah pilot luar negeri.

Perbedaan cuaca

Perbedaan cuaca bakal sangat dirasakan ketika sekolah di luar negeri. Kamu bakal merasakan cuaca dingin yang sampai menusuk tulang karena bisa sampai minus beberapa derajat celcius. Ketika cuaca panas, kamu akan terasa terbakar jika terlalu berlama-lama di bawah sinar matahari. Berbeda dengan di tanah air yang beriklim stabil, tidak terlalu dingin atau terlalu panas. Ketika kamu tidak sesegera beradaptasi dengan perbedaan cuaca yang mencolok ini, kamu akan mudah terserang penyakit mulai dari influenza, gangguan tiroid, hingga hipotermia. Maka dari itu, sebaiknya pelajari cuaca negara tujuan sebelum keberangkatan agar lebih siap menghadapinya.

Perbedaan cita rasa makanan

Selain perbedaan cuaca yang ekstrem, kamu juga harus siap menghadapi perbedaan cita rasa makanan. Makanan di luar negeri terkadang kurang pas di lidah kamu sebagai penduduk asli Indonesia yang biasa mengkonsumsi makanan kaya bumbu rempah. Terdengar sepele, tapi nyatanya makanan yang kurang nikmat di lidah bakal buat kamu merasa tidak betah. Sebisa mungkin menyesuaikan diri dengan kondisi ini agar bisa sampai tamat sekolah pilot. Kalau ada waktu luang, tidak ada salahnya memanjakan lidah dengan mencari restoran yang menawarkan menu makanan Indonesia.

Jauh dari keluarga

Kamu harus siap jauh ribuan km dari keluarga jika memilih sekolah di luar negeri. Kalau masih di dalam negeri, mungkin orang tua masih bisa berkunjung ke sekolah meski hanya sesekali waktu. Akan tetapi kalau di luar negeri, tentunya bakal sangat merepotkan sekaligus menyediakan banyak waktu & biaya. Salah satu solusinya ketika kamu homesick ketika sekolah pilot di luar negeri adalah dengan berkomunikasi. Sayangnya, komunikasi beda negara terbilang mahal. Jika ingin lebih hemat, kamu bisa komunikasi dengan memanfaatkan Wi-Fi gratis.

Selain ketiga hal tersebut, setelah menjadi lulusan sekolah pilot luar negeri tsb & kamu ingin kembali ke tanah air guna meniti karir, kamu wajib ikut endorsement di salah satu sekolah di tanah air. Apa itu endorsement? Endorsement bisa dibilang kursus yang dilakukan untuk menyetarakan lisensi luar negeri ke tanah air. Kursus ini juga dilakukan untuk memastikan bahwa kemampuan kamu sesuai dengan standar penerbangan yang berlaku di tanah air.

Untuk mengikuti kursus ini, kamu akan mengeluarkan biaya lagi. Besar biayanya mencapai 100 jutaan lebih, tergantung sekolah mana yang bakal kamu pilih. Tidak butuh waktu lama untuk penyetaraan lisensi ini, durasinya hanya sekitar 2 bulan tergantung dari cuaca sekaligus kesiapan daripada sekolah pilot yang dipilih.

Pentingnya Meninjau Lebih Dekat Sekolah Pilot yang Dipilih

Punya rencana masuk sekolah pilot?

Sekolah pilot mana yang dipilih? Mengapa memilihnya?

Ketiga pertanyaan di atas harus mampu dijawab bila benar-benar ingin meraih cita-cita menjadi pilot dan juga sudah menentukan sekolah mana yang dipilih serta alasan mengapa memilihnya untuk meneruskan pendidikan. Sekolah pilot bukan asal sekolah kemudian lulus dan dapat kerja, tapi sekolah penerbangan mencetak lulusan untuk menjadi pilot-pilot handal yang nantinya mampu mengemban tugas dan tanggung jawab yang besar. Biaya sekolahnya pun terhitung tidak sedikit, mencapai 800 juta rupiah sampai akhir pendidikan. Pantas saja kalau sekolah penerbangan dikatakan sebagai salah satu bentuk investasi di masa depan.

Kembali ke perencanaan masuk sekolah pilot, sudahkah dipertimbangkan dengan matang-matang? Apakah hanya sekadar memilih atau bahkan ikut-ikutan teman? Perlu diingat bagi Anda yang ingin masuk sekolah pilot, jika sampai salah pilih beberapa hal buruk yang kemungkinan bakal di alami adalah bengkaknya biaya sekolah, ketidaknyamanan dalam belajar dan semasa tinggal di asrama, sampai pada akhirnya setelah lulus sangat sulit mendapat pekerjaan. Untuk itu, sangat disarankan mengenal dan meninjau lebih dekat sekolah pilot yang dipilih. Berikut alasan selengkapnya:

Mengetahui syarat calon cadet

Masuk sekolah pilot terutama yang unggulan tidaklah mudah. Faktaranya, dari sekian banyak pendaftar hanya segelintir yang diterima. Ini merupakan sebuah prioritas bagi sekolah untuk menerima dan mencetak para cadet sesuai dengan kuota kemampuan sekolah sehingga benar-benar tercipta pilot yang handal. Menelusuri lebih lanjut tentang sekolah memungkinkan dalam mengetahui syarat yang ditetapkan sekolah. Misalnya untuk tinggi badan pria minimal 165 cm, sedangkan wanita 160 cm. Hal ini dapat dijadikan sebagai gambaran untuk memiliki tinggi badan lebih dari yang ditetapkan sehingga berpeluang untuk lolos tes. Demikian pula untuk persayaratan lainnya yang dapat dipenuhi dari jauh-jauh hari.

Mengetahui fasilitas yang disediakan

Beberapa fasilitas sekolah pilot yang penting untuk diperhatikan di antaranya ruang belajar, asrama, simulator, pesawat latih, dan bandara pribadi. Ruang belajar bakal mempengaruhi konsentrasi cadet, selain berkelas biasanya jumlah murid juga terbatas, sedangkan asrama yang menjadi tempat tinggal juga tentu menimbulkan rasa betah atau tidak betah pada cadet selama masa pendidikan. Simulator merupakan bagian kokpit pesawat, fasilitas ini digunakan untuk cadet berlatih terbang. Meski hanya menggunakan simulator namun siswa telah dapat memperoleh gambaran terbang yang sesungguhnya. Pesawat latih, semakin banyak dan menjanjikan untuk digunakan akan memberi kemudahan untuk cadet dalam berlatih. Begitu pula untuk bandara, siswa pilot tidak perlu menjangkau bandara umum bila telah memiliki lapangan terbang sendiri. Setiap sekolah tentu punya fasilitas yang berbeda, entah itu dari kualitasnya maupun kuantitasnya. Oleh karena itu, tentang sekolah perlu ditinjau dengan baik dan benar untuk mengetahui fasilitas yang disediakan.

Mengetahui program lisensi yang ada

Lisensi merupakan surat izin terbang pilot. Kalau di darat, lisensi ibaratkan SIM. Nah, untuk menerbangkan pesawat dengan type atau jenis tertentu pilot harus mempunyai lisensi yang sesuai. Sekalipun akan berganti-ganti pesawat, pilot biasanya akan melakukan latihan terbang terlebih dahulu. Ada 4 lisensi yang umumnya disediakan di sekolah pilot, yakni PPL, CPL, IR, dan MER. Namun, tidak semua sekolah menawarkan dengan program lisensi yang sama, ada kalanya hanya sebatas IR atau bahkan CPL. Lisensi ini menyangkut jam terbang pilot, semakin tinggi angkatan lisensi yang dipilih maka durasi pendidikan pun akan bertambah lama. Namun, hal inilah yang membuat pilot lebih idipercaya untuk langsung bekerja di maskapai penerbangan. Pastikan dapat menemukan sekolah sesuai dengan lisensi yang diharapkan.

Yang tak kalah tinggal informasi di situs resmi sekolah pilot adalah biaya. Pada dasarnya sekolah punya ketetapan biaya sekolah yang berbeda-beda, termasuk pula kebijakan pembayaran. Keuntungannya adalah dapat memperoleh kelapangan dalam hal pembayaran jika dapat menemukan sekolah yang menawarkan kemudahan tersebut. Bahkan, yang mungkin tadinya terasa terhambat karena biaya tidak bisa disiapkan secara sekaligus, punya harapan ketika menemukan sekolah dengan sistem cicilan.